Pondok Pesantren Tebuireng, sejak awal berdirinya, telah menunjukkan komitmen yang kuat terhadap nasionalisme dan Kemerdekaan Republik Indonesia. Misi mulia ini diwujudkan melalui pendidikan yang mengintegrasikan ajaran agama dengan cinta tanah air. Tebuireng mendidik santri-santrinya untuk menjadi individu yang tidak hanya taat beragama, tetapi juga patuh pada hukum negara, serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan bangsa.
Peran Tebuireng dalam merebut dan mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia sangatlah besar, khususnya melalui sosok pendirinya, Hadratussyekh K.H. Hasyim Asy’ari. Fatwa Resolusi Jihad yang beliau gaungkan menjadi pemantik semangat perjuangan rakyat. Ini membuktikan bahwa nasionalisme dan nilai-nilai keagamaan dapat berjalan seiring, bahkan saling menguatkan dalam mempertahankan martabat bangsa.
Pasca-kemerdekaan, komitmen terhadap Kemerdekaan Republik Indonesia terus dipegang teguh oleh Tebuireng. Pesantren ini secara konsisten mendidik santri untuk menjadi warga negara yang baik, yang memahami hak dan kewajiban mereka. Kurikulum yang diterapkan selalu selaras dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945, membentuk generasi yang religius sekaligus nasionalis.
Partisipasi aktif dalam pembangunan bangsa menjadi pilar penting. Tebuireng mendorong santrinya untuk tidak hanya menjadi ahli agama, tetapi juga profesional di berbagai bidang, termasuk pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan teknologi. Dengan demikian, lulusan Tebuireng dapat memberikan kontribusi nyata dalam memajukan berbagai sektor demi kemajuan bangsa.
Melalui berbagai lembaga pendidikan formal dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, Tebuireng menanamkan semangat patriotisme. Santri diajarkan sejarah perjuangan bangsa, pentingnya persatuan, dan bahaya perpecahan. Ini adalah upaya nyata dalam menjaga dan mengisi Kemerdekaan Republik Indonesia dengan generasi yang berkualitas.
Tebuireng juga menjadi benteng dalam menjaga keutuhan NKRI dari berbagai ideologi yang bertentangan dengan Pancasila. Dengan pendekatan Islam Wasathiyah (moderasi Islam), pesantren ini menyebarkan nilai-nilai toleransi dan persatuan, melawan paham ekstremisme yang dapat merusak persatuan bangsa.
Secara keseluruhan, Pondok Pesantren Tebuireng bukan hanya pusat pendidikan agama, tetapi juga lembaga yang sangat peduli terhadap kelangsungan dan kemajuan bangsa. Dedikasi terhadap Kemerdekaan Republik Indonesia terbukti nyata dari sejarah perjuangan hingga kontribusi dalam pembangunan.
Singkatnya, Kemerdekaan Republik Indonesia adalah komitmen kuat Tebuireng sejak awal berdirinya. Pesantren ini mendidik santri untuk menjadi warga negara yang taat beragama dan hukum, serta berpartisipasi aktif.
